Insinerator Sampah Samarinda, Solusi Pengurangan Sampah ke TPA Hadapi Berbagai Tantangan

Anggaran Rp26 miliar dikucurkan Pemerintah Kota Samarinda pada 2025 lalu, dengan rincian pengadaan 10 unit insinerator senilai Rp 10,26 miliar, dan bangunan pendukung senilai Rp 10 miliar yang ditempatkan pada 9 titik di tujuh kecamatan, dari total 10 kecamatan di Samarinda.

Perangkat bernama Wisanggeni II yang dibuat di Bandung, Jawa Barat ini, diklaim ramah lingkungan karena tidak memiliki cerobong yang mengarah ke atas. Asap sisa pembakaran dialirkan menggunakan kipas khusus ke kolam air penampungan dalam unit instalasi. Namun, apakah cara ini benar efektif mereduksi sampah di Samarinda, dengan produksi sampah domestik mencapai 600-800 ton per hari?

Baca selengkapnya di sini.

Liputan ini hasil kolaborasi dengan Kaltim Post dan Kaltim Today, dengan dukungan International Media Support.